Home / Lain-Lain / Belajar Mengembargo Diri Terhadap Produk Asing

Belajar Mengembargo Diri Terhadap Produk Asing

Berhubung hari ini adalah hari libur maka blognyaeko akan sedikit membahas topik yang berbeda dengan biasanya. Kalau biasanya membahas tentang oprek-oprek mikrokontroler dan program kali ini akan sedikit beralih ke topik sosial :D. Entah saat ini kita sedang dalam kondisi sadar atau tidak bahwa kenyataannya barang-barang apapun yang ada dilingkungan kita adalah buatan bangsa asing. Kalau tidak percaya coba perhatikan label dan cari negara pembuatnya. Pastinya yang Anda temukan adalah tulisan Made In China :D. Tragisnya lagi apakah kita sadar akan hal ini ? Bayangkan saja dari baju, lemari plastik, barang-barang elektronik apalagi, semuanya merupakan buatan asing. Pernahkan kita menjumpai barang yang bertuliskan Made In Indonesia ? ada, tapi sangat jarang sekali. Ini menandakan bahwa ternyata bangsa kita adalah tipe bangsa yang konsumtif. Bangsa yang doyannya beli, sadar atau tidak kita semua bahkan saya pun pasti termasuk di dalamnya. Ketika kita menggunakan sebuah handphone apa yang kita pikirkan ketika memakainya ? Ini fiturnya bagus, ini desainnya bagus, ini lebih canggih. Tapi, apakah ada yang memiliki pemikiran barang ini bagaimana cara membuatnya ? Sangat sedikit sekali bahkan. Beberapa tahun belakangan ini kalau saya perhatikan produk-produk embedded sistem pun demikian halnya. Semua yang ada di pasar Indonesia saat ini adalah barang pabrikan China. Dari minimum sistem, modul-modul sensor, modul komunikasi bisa dipastikan sebagian besar berasal dari China dan sedemikian kecilnya yang buatan Indonesia sendiri. Sebagai contoh gampangnya saja minimum sistem, minimum sistem AVR, ARM, PIC, hampir dipastikan semuanya berasal dari negara X. Pertanyaannya, apakah kita tidak bisa membuatnya sendiri ? Jawabannya adalah bisa. Tetapi mereka selalu dimajakan dengan sifat membeli. Lebih gampang beli dari pada buat. Lagian beli jadi harganya lebih murah dibandingkan buat sendiri. Nah, yang gini ini yang harus dihilangkan. Apakah kita mau selamanya memiliki ketergantungan terhadap produk asing ?. Ya kalau tidak mau, mulailah dari sesuatu yang kecil dahulu. Mulailah dengan berfikir how to create ? apapun yang ada disekeliling Anda pikirkan dahulu bagaimana cara membuatnya. Dan cobalah untuk membuatnya walaupun belum tentu berhasil, membuat hal yang simpel terlebih dahulu. Dan yang perlu ditanamkan di benak Anda adalah selagi saya bisa membuat kenapa saya harus beli ? Itu penting untuk membuat Anda tetap memiliki jiwa produktif dan tidak melulu membeli, apalagi membeli produk asing. Produktifpun tak sampai disitu, belajarlah untuk mencoba menjual apa yang telah Anda buat. Dengan begini kita menjadi manusia yang lebih produktif dan tidak melulu konsumtif

About Eko Rudiawan

Seorang lelaki yang punya ketertarikan dengan dunia elektronika dan robot yang saat ini sedang serius belajar tentang dunia bisnis dan internet marketing. My dream to be success technopreneur

Check Also

Teknologi Militer Masa Kini

Tulisan ini sengaja saya buat karena beberapa saat yang lalu heboh dengan debat capres yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 5 =