Home / Elektronika / Rangkaian Running LED Sederhana Dengan IC 555

Rangkaian Running LED Sederhana Dengan IC 555

Apa Itu Rangkaian Running LED ?

Rangkaian running LED merupakan sebuah rangkaian yang terdiri dari beberapa LED, dimana LED akan menyala secara bergantian dengan selang waktu tertentu. Sehingga jika dilihat seolah-olah nyala LED akan berjalan dari satu LED ke LED yang lain. Oleh karena itu disebut dengan running LED atau LED berjalan. Rangkaian running LED biasanya digunakan sebagai hiasan yang berbentuk tulisan. Huruf dibentuk dengan sebuah LED yang tersusun secara seri. Sehingga jika masing-masing huruf menyala secara bergantian akan terlihat menarik. Rangkaian running LED juga dapat Anda gunakan sebagai project iseng atau sekedar hobby.

rangkaian running led
rangkaian running led

Gambar Rangkaian Running LED

Pada tutorial kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat rangkaian running LED. Running LED yang akan dibuat menggunakan 3 komponen dasar antara lain sebagai berikut ini

  1. IC 555
  2. IC 4017
  3. 10 pcs LED

Kita mulai membahas dari nomor yang terakhir terlebih dahulu. LED yang akan digunakan berjumlah 10 pcs. Anda dapat mencampur LED nya dengan kombinasi warna sesuka Anda agar terlihat menarik. 10 LED tersebut nantinya akan menyala secara bergantian. Nyala dan mati LED akan diatur oleh IC 4017. IC 4017 merupakan IC digital Decade Counter. Decade counter sendiri merupakan sebuah counter yang menghitung dari 0-9. Selain itu yang tidak kalah penting adalah IC 555 yang berfungsi sebagai generator gelombang. IC 555 meng-generate gelombang kotak yang nantinya dihubungkan pada input clock IC 4017. Untuk lebih jelasnya lihat gambar rangkaian running LED berikut ini.

rangkaian running led
rangkaian running led

LED akan terhubung ke pin Q0-Q9 pada IC 4017. Pin Q0-Q9 akan aktif secara bergantian (Dari Q0 sampai Q9 dan kembali lagi) jika pin 14 pada IC 4017 diberi clock atau gelombang kotak. Nah, disinilah fungsi IC 555 yaitu meng-generate gelombang kotak (clock) dengan variasi frekuensi yang dapat diatur oleh potensiometer. Semakin dibesarkan nilai potensiometer maka frekuensi semakin tinggi dan menyebabkan pergantian nyala dan mati dari LED semakin cepat juga. Begitu juga sebaliknya, semakin kecil tahanan potensiometer maka pergantian nyala dan mati dari LED akan semakin lambat. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan simulasi rangkaian yang telah saya buat pada software Proteus berikut ini.

Semoga tutorial tentang rangkaian running led dapat menambah sedikit rasa penasaran Anda tentang prinsip kerja running led

About Eko Rudiawan

Seorang lelaki yang punya ketertarikan dengan dunia elektronika dan robot yang saat ini sedang serius belajar tentang dunia bisnis dan internet marketing. My dream to be success technopreneur

Check Also

Cara Mengukur Transistor Dengan Multimeter Digital

Cara Mengukur Transistor Dengan Multimeter

Bagimana Cara Mengukur Transistor ? Mengukur transistor biasanya digunakan untuk mengetahui kondisi transistor apakah masih …

One comment

  1. Woi gakbisa kocax

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − three =